Ngobrol Bareng Co-Founder Maen Studio (Game Developer)

Ngobrol Bareng Co-Founder Maen Studio. Saya pernah membuat status di media sosial akan melakukan wawancara dengan teman-teman yang merintis usahanya sendiri dan akan di-publish pada blog ini. Saat ini saya akan mewujudkan status tersebut. Rubrik ini saya buat, siapa tahu bisa menginspirasi teman-teman yang masih muda untuk lebih giat berkarya lagi agar bisa membantu Indonesia menjadi lebih baik lagi dengan mempunyai sumber daya anak mudanya yang makin kreatif. Agar tidak terlalu lama basa-basi (nanti beneran basi), mari kita simak hasil wawancara saya dengan salah satu co-founder yang juga menjabat sebagai head manager Maen Studio.

Maen_studio

Dia adalah seorang teman yang saya kenal dari masa Sekolah Menengah Kejuruan sampai kuliah. Namanya I Gede Etika Ary Wibawa atau biasa di panggil Muhuck (Sampai sekarang saya belum tahu arti namanya ini, maafkan aku Huck).

Sebelum kepertanyaan yang lebih berat, ceritakan dong kenapa kalian mendirikan Maen Studio?Ada alasannya?

  1. Mimpi masa kecil yang kagum akan video game dan ingin juga bisa membuatnya.
  2. Wadah kreatif berkumpulnya kami yang memiliki visi dan misi yang sama sebagai game developer.

Sekarang saya lanjutkan kepertanyaan yang lebih berat. Bisa dijelaskan Maen Studio itu apa?

Maen studio adalah sebuah studio game yang memiliki visi untuk menciptakan permainan atau games multiplatform dengan memiliki ciri khas dan keunikan tersendiri. Maen studio berasal dari kata maen yang sebenernya plesetan dari kata main karena lafal orang Indonesia sering mengucapkan konsonan “i” menjadi “e”. Maen mewakili kata main yang artinya bermain dan kata ini juga mudah diingat oleh orang lain. Maen Studio berdiri resmi 21 april 2015 yang terdiri dari 6 orang, 1 programer dan 5 orang desainer.

Muhuck langsung menjelaskannya dengan panjang lebar dan menjawab semua pertanyaan yang akan saya tanyakan, mungkin karena saking semangatnya, tapi tetap saya pisahkan menjadi beberapa bagian agar lebih mudah dimengerti.

Seperti yang dikatakan pada visi & misi ada kalimat “ciri khas dan keunikan tersendiri” itu lebih tepatnya ke arah mana?

Lebih tepatnya kesisi art dan juga gameplay-nya. Kita usahakan berbeda dan baru, sehingga lebih fresh.

Dengar-dengar Maen Studio sedang menggarap projek game bernama Mion Escape ya? Bisa dijelaskan?

Mion Escape adalah game mobile android dan ios. Ini merupakan game project kami yang pertama dan akan dirilis September depan. Mion Escape adalah makhluk alien yang ingin meneliti objek bumi, salah satunya adalah sapi. Tapi, ketika Mion sedang ingin menculik sapi untuk dibawa ke Planet Mion, ternyata ia ketahuan oleh manusia bumi yaitu hansip, preman dan ibu-ibu. Akhirnya si Mion dikejar dan dikroyok. Tugas gamer adalah mampu membawa Mion lari atau kabur dari kejaran manusia bumi dengan segala rintangan yang kami buat menarik. Genre game Mion Escape adalah Casual Arcade/Endless Mode. Kami juga akan segera meliris game kedua kami yang dipastikan unik dan berbeda bernama Dharma dengan genre Puzzle Epic RPG.

Dharma? Saya baru denger ada project game ini, kalau boleh tahu game ini akan dirilis kapan?

Rencananya rilis di android dan ios tahun depan pada bulan ke-6. Dikarenakan fitur dan gameplay yang lebih lengkap dan sudah menggunakan fitur in app purchase dan social media integration.

Kalau kita bicara tentang bisnis sudah pasti akan ada model bisnis, apakah Maen Studio sudah mempunyai model bisnis yang setidaknya bisa digunakan untuk mengidupi tim Maen Studio sendiri?

Sudah. Saat ini kita menggunakan model bisnis freemium. Game bisa di-download dengan gratis tetapi akan ada fitur ads dibeberapa modul, serta pemanfaatan beberapa fitur yang dapat digunakan melalui in app purchase. Nantinya akan ada juga fitur khusus bagi premium user yang tidak bisa dimiliki oleh free user, tapi tetap tidak akan terlalu mempengaruhi performance dari segi tampilan atau user interface.

Sebelumnya sempat dikatakan akan menggunakan fitur in app purchase, apakah ini hanya diberlakukan pada game Dharma atau Mion Escape juga?

Untuk Mion Escape kita tidak akan menggunakan fitur in app purchase, mungkin hanya menggunakan ads saja karena game ini kami buat untuk perkenalan agar kami mulai dilirik user. Untuk penggunaan fitur in app purchase saat ini  hanya kami fokuskan pada game Dharma karena game ini ber-genre RPG.

Oh, berarti untuk sementara Mion Escape hanya di-monetize via iklan. Kalau saya perhatikan obrolan ini rasanya game Dharma lebih diunggulkan dibandingkan Mion Escape? apakah ada hal yang berbeda? Dari segi fitur atau hal yang lebih menarik lainya, mungkin?

Ya, untuk Mion Escape kita memang fokus untuk menarik fanbase dulu. Dharma akan lebih menarik dan kita akan lebih fokuskan kesana setelah Mion Escape rilis. Untuk Dharma nantinya akan ada fitur Custom Hero, Job System, Leveling System, Custom Status, Equipment, Skill System, kedepan fiturnya akan lebih kami sempurnakan lagi.

Apakahal kalian mempunyai role model?

Belum (dijawab singkat saja, jangan sedih ya).

Apa saya boleh tahu bagaimana struktur organisasi di Maen Studio?

Boleh. Kita terdiri dari Head Manager, Manager, Staff. Masing-masing memegang jabatan rangkap karena saat ini kita terdiri dari 6 orang.

Head Manager : I Gede Etika Ary Wibawa

Manager : IB Surya Wiradnyana Manuaba

Programmer: I Gede Etika Ary Wibawa

Animator : IB Surya Wiradnyana Manuaba

2D Artist : Indra Satyawan Tamasoleng, Ngurah Alit Saputra, Rudi Kurniawan

Background Artist : Dwik Nawaputra

Music Artist : I Gede Etika Ary Wibawa

UI Artist : Indra Satyawan Tamasoleng

Character Artist : Rudi Kurniawan

Prototype Model : I Gede Etika Ary Wibawa

Story Board Model : IB Surya Wiradnyana Manuaba

Itu merupakan hasil wawancara saya dengan co-founder Maen Studio. Obrolan ini saya lakukan via chat Facebook karena kesibukan kami masing-masing, jadi susah untuk bertemu. FYI, saya melakukan obrolan ini dengan menghubunginya berulang-ulang. Padahal sebelumnya sudah kami akhiri, karena tiba-tiba ada pertanyaan yang muncul di kepala saya, makanya saya menghubunginya berulang-ulang , maafin Huck sudah mengganggu (keliatan masih amatiran).

Sebelum menutup artikel ini ada pesan terakhir (okay, ini agak lebay) yang diberikan Muhuck selaku co-founder dan head manager Maen Studio kepada anak muda di Bali dan seluruh Indonesia.

Jangan pernah takut untuk bermimpi, apalagi takut dengan proses, hilangkan gengsi, pantang menyerah, jadikan dirimu berguna bagi Tanah Airmu.

Tonton teaser promotion game Mion Escape dibawah ini.

Menjadi part time student itu menyenangkan, terlebih lagi menjadi full time blogger. @berbagiyuks @wyapaka @widyanaWebId

Related Stories

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *