Selamat Jalan 2015

Biiuuur… Biuuurr… Suara ombak yang selalu melengkapi suara-suara indah dipantai. Hembusan angin sepoi-sepoi yang menyejukan. Udara tidak terasa panas lagi. Duduk dibawah pohon yang rindang mulai melengkapi damainya suasana hati yang kian ricuh dengan problema kehidupan ini. Mari kita pejamkan mata dan merenung sejenak, melakukan kilas balik kejadian-kejadian dan untaian cerita yang sudah pernah tertulis dalam hidup ini. Bayangkan setiap kejadian yang sudah membuat kita sampai saat ini, membuat kita lebih kuat dan tangguh dari kemarin. Kajadian yang membuat hati kita remuk se-remuk-remuknya, tapi membuat kita tersadar, kita ini kuat, kita ini beruntung, kita masih punya keberanian untuk menghadapinya dan bersiap untuk yang lebih besar lagi, kita mulai semakin bijaksana. Thanks God, you gave us the best way to learn.

Hari ini saya ingin menuliskan kilas balik 2015. Tahun 2015 baru saja berlalu, sekarang sudah tanggal 2 Januari 2016, iya artikel ini seharusnya saya tuliskan kemarin, tapi baru bisa menulis sekarang. Pada tahun ini, tahun yang baru, tahun 2016 saya tidak banyak mempunyai resolusi, cuma ingin melakukan sesuatu yang bereda, sesuatu yang lebih positif, sesuatu yang lebih besar dan tentunya keluar dari zona nyaman saya.

Tahun 2015 benar-benar banyak memberikan saya pelajaran berharga dalam hidup saya.

Diawal tahun saya mulai survive dengan usaha yang saya bangun bersama seorang teman saya. diawal-awal kita adalah pemuda labil yang masih dipenuhi dengan ego masing-masing. Kita sering meributkan hal-hal yang tidak terlalu penting, memutuskan sesuatu saja harus menunggu lama, menunggu sampai kita benar-benar satu pikiran. Tapi, seiring perjalanan waktu, saya mulai bisa mengendalikan ego saya dan perdebatan panjang yang melelahkan itu jarang terjadi lagi, memang kadang akan terjadi tapi tidak seperti biasanya.

Tahun 2015 akhirnya saya bisa merasakan dan tau apa itu stress sampai depresi, ini terjadi ketika saya membuat skripsi, target yang harus saya selesaikan secepatnya, ceritanya bisa dibaca disini. Masalah dateng terus-menerus secara bertubi-tubi. Ibarat, sudah jatuh tertimpa tangga, terus lemari, terus runtuhan bangunan, sakit kan? Enggak. Orang udah pingsan bagaimana ngerasain sakit lagi (duh, perumpamaannya sadis banget).

Ditahun 2015 saya bisa belajar untuk menerima, menerima setiap kejadian dan menerima sebuah kehilangan. Yang paling berat adalam melepaskan dan merelakan perasaan saya keseseorang yang saya cintai selama bertahun-tahun, bertepuk sebelah tangan sih, kasian banget kan (maap agak labay ya, tapi dibaca aja). Dan benar saja, ketika saya mulai melakukan itu, penantian saya terjawab, saya menemukan sosok orang yang benar-benar mecintai saya, meski saya sering bercerita tentang masalah saya dengan orang yang sebelumnya, dia masih tetap menunggu dan selalu ada buat saya. Iya, sekarang kita berpacaran, saya berpacaran dengan sahabat saya sendiri, sahabat yang sudah saya kenal semenjak 7 tahun lalu saat jaman SMK dulu. Aneh? Banget. Lucu? Apalagi. Akhirnya Awi punya pacar, kata temen-temen. Okay, cukup, ini tulisan bukan untuk membahas cinta-cintaan. Duh.

Dan pada tahun ini saya juga bisa merasakan kekecewaan yang benar-benar membuat saya jatuh dan bangkit lagi dengan kesadaran, akhirnya saya mulai bisa keluar dikit demi sedikit dari ilusi pikiran saya sendiri. Saya mulai berada pada realita yang sebenarnya. Hal ini membuat saya mulai bisa menurunkan ego saya. Ya, saya sebelumnya adalah manusia yang paling egois.

Dalam semua hal-hal yang terjadi ini, saya mulai bisa menyadari, ketika merasa bahagia, jangan terlalu bahagia karena semuanya akan berlalu, bersiap-siaplah untuk merasakan kesedihan jika suatu saat dia datang. Jika merasa sedih, jangan terlalu sedih karena ini akan berlalu juga, tetapkan iman, akan ada kebahagiaan setelah ini.

Setiap kejadian dalam kehidupan selalu ada alasan, Tuhan punya banyak rencana untuk itu. Saya percaya dan berkayakinan, Tuhan tidak akan membiarkan kita yang mengabdi pada-Nya terjatuh sampai tingkat terdalam. Beliau punya cara tersendiri untuk menuntun kita, mengajari kita tentang banyak hal.

Masih banyak cerita yang terlewatkan, tapi tidak cukup waktunya untuk mebahas semuanya. Saya cuma membahas beberapa saja. Selamat jalan 2015 dan selamat datang 2016.

 

Be strong. Be wise. Do the best for yourself.

happy_new_year_2016_fireworks

HAPPY NEW YEAR 2016.

Menjadi part time student itu menyenangkan, terlebih lagi menjadi full time blogger. @berbagiyuks @wyapaka @widyanaWebId

Related Stories

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *